Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Madiun Kenalkan Pendidikan Kepemiluan dan Pengawasan Partisipatif kepada Peserta Didik SLBN Manisrejo

humas

madiunkota.bawaslu.go.id, Kota Madiun – Bawaslu Kota Madiun terus berkomitmen meningkatkan pendidikan kepemiluan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Kepemiluan, Demokrasi, dan Pengawasan Partisipatif. Kali ini, edukasi tersebut menyasar peserta didik Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Manisrejo pada Rabu (15/7/2026), sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan demokrasi yang inklusif. Meskipun dari pihak sekolah menghadirkan pelajar usia SD, SMP, dan SMA dengan berbagai kelompok difabel sebanyak kurang lebih 40 anak, namun target sebenarnya adalah pelajar setingkat SMA yang sudah mendekati usia pemilih pemula 17 tahun yaitu sebanyak 7 anak.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Bawaslu Kota Madiun, Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho, yang menegaskan bahwa setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak politik yang sama serta berhak memperoleh pendidikan kepemiluan yang memadai.

Dalam pemaparannya, Wahyu memperkenalkan struktur kelembagaan Bawaslu Kota Madiun, sekaligus menjelaskan peran penyelenggara pemilu beserta tugas dan fungsinya. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam penyelenggaraan pemilu sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat.

"Pendidikan demokrasi perlu diberikan sejak dini kepada seluruh lapisan masyarakat agar tumbuh kesadaran akan pentingnya menggunakan hak pilih serta berpartisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi," ujarnya.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Anggota Bawaslu Kota Madiun, Mohda Alfian, yang menekankan pentingnya pengawasan partisipatif sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam mengawal seluruh tahapan pemilu agar berlangsung secara jujur, adil, dan berintegritas. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

humas

Untuk memudahkan pemahaman peserta didik, penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik peserta di SLBN Manisrejo. Bawaslu Kota Madiun memanfaatkan media visual dengan menayangkan video bertema Pemilu Ramah Disabilitas yang bersumber dari Kompas TV, sehingga peserta dapat memahami pentingnya aksesibilitas dalam penyelenggaraan pemilu.

Setelah sesi materi, peserta diajak mengikuti simulasi proses pemungutan suara. Simulasi dimulai dari menerima surat suara, mencoblos sebagai bentuk penyaluran hak pilih, hingga memasukkan surat suara ke dalam kotak suara. Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai tata cara pelaksanaan pemungutan suara yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Selain meningkatkan literasi kepemiluan, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Bawaslu Kota Madiun dan SLBN Manisrejo dalam mendukung pendidikan demokrasi yang inklusif. Bawaslu Kota Madiun berharap edukasi kepemiluan kepada peserta didik dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menggunakan hak pilih, menghormati nilai-nilai demokrasi, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi di masa mendatang.e

Penulis: Bambang

Foto: Adit

Editor: Humas