Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Madiun Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula melalui Sosialisasi di SMAN 4 Kota Madiun

humas

madiunkota.bawaslu.go.id, Kota Madiun – Bawaslu Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi dan Kepemiluan serta Pengawasan Partisipatif yang diselenggarakan di SMAN 4 Kota Madiun. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas X dan XI sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dalam pendidikan politik serta meningkatkan kapasitas

Sosialisasi menghadirkan Anggota Bawaslu Kota Madiun sekaligus Koordinator Divisi  Pencegahan, Parmas, dan Humas (HP2H), Mohda Alfian, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Mohda menjelaskan peran dan tugas dari masing2 lembaga penyelenggara pemilu, khususnya Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal seluruh tahapan pemilu, serta peran strategis pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi.

Ia menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya dilakukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Menurutnya, pemilih pemula memiliki posisi penting karena akan menjadi bagian dari pemilih yang menentukan arah demokrasi Indonesia pada masa mendatang.

Selain memperkenalkan fungsi dan kewenangan Bawaslu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga integritas pemilu dengan menolak berbagai bentuk pelanggaran, utamanya politik uang. Para siswa didorong untuk menjadi agen demokrasi di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan menyebarluaskan kesadaran pentingnya pengawasan partisipatif serta berani melaporkan dugaan pelanggaran pemilu melalui mekanisme yang telah disediakan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan terkait mekanisme pengawasan pemilu, peran pemilih pemula, hingga upaya Bawaslu dalam menjaga pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Madiun berharap para pelajar tidak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pemilih, tetapi juga mampu menjadi pelopor pengawasan partisipatif serta berkontribusi dalam menciptakan budaya demokrasi yang berkualitas. Pendidikan demokrasi sejak dini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, kritis, berintegritas, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun provokasi dalam setiap proses demokrasi.

Penulis: Bambang

Foto: Adit

Editor: Humas