Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Madiun Paparkan Evaluasi Rencana Kerja Divisi Pencegahan dan Parmas Selama Semester I

humas

madiunkota.bawaslu.go.id, Kota Madiun - Bawaslu Kota Madiun memaparkan evaluasi program Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Semester I Tahun 2026 dalam Rakor Evaluasi yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara virtual, Jumat (7/8/2026).

Pemaparan disampaikan Anggota Bawaslu Kota Madiun sekaligus Kordiv HP2H, Mohda Alfian, meliputi capaian program, inovasi digital, pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), serta kendala pelaksanaan di lapangan.

Dalam pengawasan data pemilih, Bawaslu Kota Madiun mengembangkan QR Code Kawal Data Mutakhir di titik pelayanan publik kelurahan untuk memudahkan pelaporan perubahan data, seperti pemilih meninggal dunia dan pindah domisili. Selain itu, QR Code Kawal Pemilih Pemula diterapkan di sekolah untuk mendukung pendataan warga yang memasuki usia pemilih.

Mohda juga menyampaikan bahwa program Bawaslu Goes to School memberikan dampak tambahan dalam mendukung pemutakhiran data pemilih. Selain memberikan pendidikan demokrasi dan kepemiluan, kegiatan tersebut membantu Bawaslu memperoleh informasi mengenai pemilih pemula.

Memasuki Semester II 2026, Bawaslu Kota Madiun akan mengombinasikan pengawasan digital dan manual, memperkuat komunikasi dengan sekolah yang kerja samanya masih tertunda, serta mengoptimalkan peran staf sekretariat sebagai verifikator data lapangan dan pendukung edukasi kepemiluan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Madiun untuk memastikan inovasi dan program yang dijalankan menghasilkan manfaat nyata bagi pengawasan data pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Penulis dan Foto: Rendi

Editor: Bambang