Ngabuburit Pengawasan 2026: Dari Tingkat Nasional hingga Daerah, Bawaslu Kota Madiun Gelar 7 Kegiatan
|
madiunkota.bawaslu.go.id, Kota Madiun – Program Ngabuburit Pengawasan yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu selama bulan Ramadan 2026. Program ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Berdasarkan rekap pelaksanaan kegiatan Ngabuburit Pengawasan tahun 2026, secara nasional tercatat 2.134 kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Bawaslu di berbagai tingkatan. Dari jumlah tersebut, 772 kegiatan dilaksanakan secara luring (36%), 921 kegiatan secara daring (43%), dan 441 kegiatan secara hybrid (21%). Bawaslu RI sendiri melaksanakan total 15 kegiatan, diantaranya 12 dilaksanakan daring dan 3 dilaksanakan secara hybird.
Pada tingkat provinsi, kegiatan Ngabuburit Pengawasan dilaksanakan oleh 38 provinsi dengan total 173 kegiatan. Dari jumlah tersebut, 31 kegiatan dilakukan secara luring, 90 kegiatan secara daring, dan 52 kegiatan dilaksanakan secara hybrid. Dalam hal ini, Bawaslu Provinsi Jawa Timur turut berpartisipasi dalam program ini dengan melaksanakan 1 kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan metode hybrid yang menggabungkan pelaksanaan secara tatap muka dan daring.
Sementara itu, di tingkat kabupaten/kota, tercatat 496 daerah dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia telah melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan total 1.946 kegiatan. Pelaksanaan kegiatan tersebut terdiri dari 741 kegiatan luring (38%), 819 kegiatan daring (42%), serta 386 kegiatan hybrid (20%). Sebagai bagian dari pelaksanaan di tingkat daerah, Bawaslu Kota Madiun juga turut menyelenggarakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan sebanyak 7 kali kegiatan. Dari jumlah tersebut, 2 kegiatan dilaksanakan secara luring, 2 kegiatan secara daring melalui media zoom meeting, serta 3 kegiatan lainnya dilaksanakan secara daring melalui media sosial.
Dengan terselenggaranya kegiatan Ngabuburit Pengawasan secara berjenjang dari tingkat nasional hingga daerah, diharapkan kesadaran masyarakat untuk turut serta mengawal proses demokrasi dapat semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam menjaga integritas pemilu di Indonesia.
Penulis dan Foto : Bambang
Editor : Humas