Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Madiun Lanjutkan “Ngabuburit Pengawasan” di MAN 2 Kota Madiun, Bahas Kepemiluan dan Demokrasi pada Pemilih Pemula

humas

Dari kiri ke kanan: Pimpinan Pondok Pesantren Darul Rohmah MAN 2 Kota Madiun, Ketua Bawaslu Kota Madiun, Wahyu Sesar Tri Sulityo Nugroho, Anggota Bawaslu Kota Madiun, Mohda Alfian dan Novery Wahyu Hidayat dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan, Rabu (25/02/2026).

madiunkota.bawaslu.go.id, Kota Madiun - Bawaslu Kota Madiun menggelar kegiatan edukasi kepemiluan dan demokrasi dalam bentuk “Ngabuburit Pengawasan”, yaitu dengan pendekatan religius selama bulan Ramadan di MAN 2 Kota Madiun padan Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan sebagai ruang kajian kepemiluan antara Bawaslu dan masyarakat untuk memperkuat literasi publik terkait pengawasan Pemilu/Pemilihan, khususnya menyasar pemilih pemula.

Acara dihadiri oleh perwakilan dari pihak pimpinan pondok Darul Rohmah MAN 2 Kota Madiun dan dibuka secara langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Madiun, Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho. Dalam pemaparannya, Wahyu menjelaskan peran dan fungsi Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan pemilu atau pemilihan salah satunya pada masa non tahapan ini yaitu melakukan uji petik selama seminggu sekali untuk memastikan pemilih yang terdata tetap valid. Disampaikan juga bahwa dalam acara ini akan dibahas tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh peserta acara yang nantinya akan menjadi pemilih pemula di tahun 2029 nantinya.

Selanjutnya sesi materi dilanjutkan oleh Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HP2H) Mohda Alfian, mengajak para siswa untuk turut serta dalam pengawasan partisipatif dengan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Hal itu perlu ditingkatkan dengan pengetahuan akan pentingnya literasi demokrasi, bahaya politik uang, serta kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks menjelang pemilu.  Pemilih pemula harus menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berani melapor untuk informasi awal bagi Bawaslu sehingga dari pengawasan partisipatif masyarakat yang akan di isi oleh pemilih pemula akan memunculkan pemimpin yang amanah.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Madiun berharap para pelajar di Kota Madiun dapat menjadi kader pengawas partisipatif yang aktif serta berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan demokratis.