Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Madiun Gelar Sosialisasi Pendidikan Kepemiluan dan Demokrasi serta Pengawasan Partisipatif di SMKN 1 Kota Madiun

humas

madiunkota.bawaslu.go.id, Kota Madiun - Bawaslu Kota Madiun menggelar kegiatan sosialisasi pendidikan kepemiluan dan demokrasi serta pengawasan partisipatif pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di SMKN 1 Kota Madiun. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, khususnya perwakilan dari OSIS dan jurnalistik sekolah.

Acara dibuka oleh Perwakilan Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Madiun sebagai wakasek kesiswaan, Iksanudin Haryoko, S.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mengikuti kegiatan dengan khidmat. 

Dalam sambutannya, Iksanudin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bawaslu Kota Madiun dalam memberikan edukasi demokrasi kepada para siswa. Ia menuturkan bahwa pembelajaran demokrasi juga telah diterapkan di lingkungan sekolah, salah satunya melalui pemilihan Ketua OSIS yang telah berjalan dengan lancar sebagai bentuk praktik demokrasi di tingkat sekolah.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kota Madiun, Mohda Alfian. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa terdapat tiga lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Mohda Alfian juga menjelaskan struktur kelembagaan Bawaslu, mulai dari tingkat pusat yang terdiri dari lima komisioner, tingkat provinsi yang jumlahnya menyesuaikan kebutuhan wilayah (di Jawa Timur berjumlah tujuh orang), hingga tingkat kabupaten/kota yang terdiri dari tiga atau lima komisioner. Selain itu, terdapat jajaran pengawas adhoc yang dibentuk saat tahapan pemilu berlangsung, seperti pengawas kecamatan, pengawas kelurahan/desa, hingga pengawas TPS.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu juga menekankan pentingnya pengawalan terhadap pemilih pemula agar tidak ada yang kehilangan hak pilihnya. Pengawasan dilakukan melalui pemutakhiran data pemilih, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan data pemilih akurat, seperti data warga yang meninggal dunia atau yang menjadi anggota TNI dan Polri.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Madiun berharap para siswa dapat memahami peran dan fungsi lembaga penyelenggara pemilu serta tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam menyongsong pemilu mendatang.

Penulis: Setiya Hatta K.

Foto: Aditya Nur K.

Editor: Bambang